Widget HTML #1

Begini Modus Penipuan Rawat Akun Clash of Clans yang Marak Terjadi

Begini Modus Penipuan Rawat Akun Clash of Clans yang Marak Terjadi

Clash of Clans adalah sebuah game strategi yang sangat booming di tahun 2013 atau saat pertama dirilisnya game ini untuk Android. Hingga sekarang pun masih banyak yang memainkan game Clash of Clans (CoC) walau tidak seramai dulu.

Biasanya, dalam bermain game, satu orang hanya memainkan satu akun saja. Tapi, dalam game Clash of Clans, satu orang bisa memainkan lebih dari satu akun. Dalam satu akun CoC hanya bisa memiliki tukang dan sumber daya yang terbatas sehingga membuat pemain harus sabar menunggu tukang menyelesaikan upgrade pada bangunan dan pasukan. Secara tidak langsung hal itu mempengaruhi para pemain yang tidak sabaran untuk membuat akun baru lagi.

Dulu, untuk menyimpan data akun Clash of Clans, kita hanya perlu akun Google atau Google Play saja. Tapi, sekarang sudah ada Supercell ID yang juga berfungsi untuk menyimpan data akun game Clash of Clans. Kelebihan Supercell ID adalah memudahkan pemain untuk berpindah-pindah akun dengan cepat tanpa mengetikkan "KONFIRMASI" setiap beralih akun seperti saat menggunakan Google Play. Bagi yang main dengan banyak akun tentu sangat terbantu. Namun tidak sedikit juga yang masih tetap menggunakan Google Play.

Mendaftarkan akun CoC ke Supercell ID itu bisa menggunakan email lain, tidak harus sama dengan email akun Google yang sejak awal dipakai. Nah, hal itu lah yang dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk meretas (phising) akun pemain lain yang masih menggunakan Google Play. Berikut adalah langkah-langkah si peretas dalam meretas akun Clash of Clans yang masih memakai Google Play (Belum mendaftar ke Supercell ID).

1. Menawarkan Rawat Akun Miliknya


Ini sering ditemukan di bagian chat CoC. Si peretas akan memasuki klan yang ramai kemudian menawarkan akunnya untuk dirawat orang lain dengan alasan bosan atau pensiun dan memberikan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi jika tertarik. Biasanya si peretas akan menggunakan akun TownHall tinggi agar banyak yang tertarik.

2. Mendaftarkan CoC Kita ke Supercell ID


Setelah dihubungi, si peretas akan nanya detail akun kita. "TH berapa? Sudah daftar Supercell ID? Coba screenshot!" kira-kira seperti itu. Jika kita masih menggunakan Google Play, si peretas akan lanjut menjalankan aksinya. Dia beralasan bahwa akun yang ingin dia beri sudah terdaftar ke Supercell ID dan harus mengikuti langkah-langkahnya agar bisa login ke akunnya. Padahal langkah-langkah yang dia beri adalah untuk mendaftarkan akun kita ke Supercell ID dengan email baru yang dia buat.

3. Memberikan Akun Google Baru


Setelah berhasil mengaitkan akun kita ke Supercell ID miliknya, si peretas seolah-olah berubah pikiran dan akan memberi akun Google baru yang katanya itu email untuk CoC-nya. Supercell ID batal katanya. Ketika akun dibuka isinya hanya akun CoC TH2 yang baru dibuat oleh si peretas.

Nah, karena kita login ke akun Google yang diberi oleh si peretas, si peretas bisa melakukan Wipe Data untuk hp Android kita dari akun Google tersebut. Jadi, jangan login ke akun Google tersebut di hp Android kita. Tujuannya adalah menghapus history chat WhatsApp dan menghapus data aplikasi Clash of Clans di hp kita sehingga kita tidak dapat membuka kembali akun tersebut karena sudah terdaftar ke Supercell ID si peretas.

Tapi, walau akun kita berhasil dia retas. Kita masih bisa memulihkan akun yang diretas tersebut dengan menghubungi pihak Supercell. Untuk caranya, mungkin akan saya bahas di artikel berikutnya.


Agar aman dari modus penipuan di atas, disarankan untuk tidak tertarik pada orang yang menawarkan rawat akunnya. Juga, jangan membeli akun Clash of Clans karena sewaktu-waktu akun tersebut bisa dipulihkan oleh yang punya akun.

Posting Komentar untuk "Begini Modus Penipuan Rawat Akun Clash of Clans yang Marak Terjadi"